Saat ini terdapat
banyak jenis kucing rumahan, kucing salah satu hewan peliharaan paling populer.
Bayangkan saja, ada sekitar 600 juta kucing yang saat ini tinggal di dalam
rumah tangga di seluruh dunia. Ahli perilaku kucing dan peneliti kucing di
Human-Animal Interaction Lab di Oregon State University, Kristyn Vitale, PhD,
memberikan pandangannya.
Dia
menerangkan, perilaku kucing yang fleksibel membuat banyak manusia yang megemari
kucing. Tetapi, meski kita tahu banyak fakta menarik tentang kucing, untuk saat
ini sanggat relatif sedikit penelitian yang dikhususkan untuk melihat
kecerdasan kucing, atau pun proses mental internalnya.
Bukti kecerdasan kucing berasal dari beberapa penelitian yang menunjukkan kucing dapat dengan mudah menyelesaikan tes "perpindahan yang terlihat". Di mana, kucing melihat suatu objek menghilang dan kemudian mencarinya di tempat terakhir terlihat. Para peneliti mengatakan, kucing tidak hanya dengan mudah menguasai jenis tes ini tetapi semakin tua, kucing semakin baik dalam memecahkan masalah yang ditimbulkan.Maka dari itu, untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kecerdasan kucing, kita dapat mengamati tanda-tanda yang menunjukkan kucing adalah hewan yang cerdas.
1. Indera
penciuman yang kuat Sampai saat ini, para peneliti berfokus terutama pada
kognisi fisik kucing, misalnya indera pendengaran, pengelihatan, dan penciuman.
Semua indera ini memainkan peran penting bagi kucing sejak lahir, terutama
penciuman, karena anak kucing dilahirkan buta tetapi dengan sistem penciuman
yang berfungsi. "Indera penciuman kucing yang kuat jelas merupakan sumber
kecerdasan dan cara utama kucing melihat dunia," kata Vitale.
2. Memahami
keabadian objek Aspek lain dari kognisi fisik kucing yang dipelajari sejak awal
adalah "keabadian objek" yakni mengakui bahwa ketika sebuah objek
menghilang dari pandangan, objek itu terus ada.
3. Memiliki jam internal Vitale mengungkapkan, kucing memiliki siklus alami, mengetahui kapan perlu berburu dan perlu istirahat. Khususnya, ketika kucing tinggal bersama manusia, kucing cukup pintar untuk menyesuaikan kembali perilakunya. "Kucing bangun dari tempat tidur. Itu sinyal. Di luar terang, jadi waktunya makan. Banyak dari hal-hal ini terkait dan kucing melacaknya seperti itu. Ini disebut pembelajaran asosiatif," kata dia.
4. Menangkap
isyarat Human-Animal Interaction Lab juga menitikberatkan penelitian pada
kognisi sosial kucing atau bagaimana kucing memandang dan bertindak atas
rangsangan sosial di lingkungannya. Salah satu cara untuk menguji kognisi
sosial adalah dengan memeriksa bagaimana kucing menangkap isyarat manusia. Ini
disebut referensi sosial atau kemampuan kucing untuk menggunakan reaksi
emosional seseorang.
5.
Keterikatan dengan pemiliknya Ukuran lain dari kognisi sosial yang telah
diteliti Vitale adalah keterikatan kucing dengan pemiliknya. "Kami membawa
pemiliknya ke luar meninggalkan kucing itu sendirian di kamar dan membawa
pemiliknya kembali dalam dua menit kemudian, lalu terjadi interaksi," kata
dia. Ketika bersatu kembali dengan pemiliknya, kucing melekat dengan aman.
Namun saat pemiliknya pergi, respons kucing merasa tidak aman dan kesal karena
pemiliknya pergi. Gaya keterikatan ini mungkin sesuai dengan minggu-minggu dan
bulan-bulan awal kehidupan kucing. Studi tentang pengalaman sensorik awal
menunjukkan, kucing berusia antara 3-9 minggu perlu banyak berinteraksi dengan
manusia, untuk mengembangkan perilaku sosialisasi yang sehat.
6. Bisa mengikuti
jari kita Pelatihan awal dapat membantu kucing tetap selaras dengan isyarat
manusia seperti menunjuk jari. Memang, sebuah studi dari etolog kognitif, Adam
Miklosi, PhD, DSc dan rekannya menemukan bahwa, secara umum, kucing dapat
menemukan makanan ketika manusia menunjuknya. Sebuah studi selanjutnya juga
memperlihatkan bagaimana kucing bahkan dapat membedakan suara manusia dan
vokalisasi kita, menghasilkan perubahan perilaku yang terukur.
7. Dapat
mengikuti perintah Menurut Vitale, kucing tahu jika disuruh untuk duduk,
datang, dan berdiri. Itu adalah sesuatu yang dilakukannya setiap hari.
"Kucing saya bernama Bo sangat cerdas. Dia tahu perintah berdiri, lompat
tinggi, melompati rintangan, tos, membunyikan bel, dan banyak lagi," kata
dia.