6 Tanaman Herbal untuk Mengobati Asam Urat

Penyakit sendi akibat asam urat adalah penyakit yang dapat timbul akibat peningkatan kadar asam urat dalam darah yang melebihi ambang batas. Asam urat ini kemudian menumpuk dalam ruang sendi dan menyebabkan gangguan pada jaringan sendi. Melansir Buku Asam Urat (2011) oleh Dr. dr. Joewono Soeroso, Sp.PD-KR, M.Sc dan Hafid Alhristian, S.Ked, jika sudah melebihi batas normal, asam urat dalam tidak akan bisa larut kembali dalam darah.

Banyak tanaman herbal yang dapat mengobati asam urat untuk mengurangi nyeri hingga menstabilkan kadar asam urat darah. Namun, sebenarnya ada beberapa cara alami yang juga bisa membantu para penderita asam urat untuk mengobati penyakitnya. Salah satu cara yang bisa ditempuh, yakni dengan mengonsumsi tanaman herbal untuk mengobati asam urat.

Melansir laman resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes), berikut ini 6 tanaman herbal yang bisa dimanfaatkan untuk mengobati asam urat:

1. Habatusauda


Habatusauda atau jintan hitam dilaporkan telah digunakan lebih dari 2000 tahun oleh orang Yunani dan Timur Tengah untuk berbagai pengobatan. Karena memiliki efek anti radang, habatusauda dianggap sangat cocok untuk meredakan peradangan akibat asam urat. Selain itu, manfaat habatusauda juga meliputi beberapa hal berikut:

  • Meredakan asma
  • Mengatasi flu dan alergi
  • Mengurangi tekanan darah tinggi
  • Mencegah batu empedu
  • Mencegah kanker

2. Sambiloto


Meski rasanya pahit, sambiloto memiliki banyak kandungan zat kimia, seperti alkane, keton, aldehid, flavanoid, kalsium, kalium , dan natrium. Tanaman tersebut juga bersifat antinyeri, antiradang, dan dapat menawarkan racum. Sementara itu, untuk meramu sambiloto sebagai obat asam urat, bisa memanfaatkan daunnya. Caranya yakni sebagai berikut:

  • Siapkan sambiloto kering 10 gram, temulawak 10 gram, komfrey 5-10 gram, lada 1 gram dan 5 gelas air
  • Rebus semua bahan dan sisakan hingga tiga gelas
  • Minum hasil rebusan untuk tiga kali sehari masing-masing satu gelas
  • Minum satu jam sebelum makan, atau dua jam usai makan

3. Jahe Merah


Jahe merah adalah tanaman herbal yang memiliki khasiat anti peradangan. Oleh sebab itu, jahe merah dianggap dapat membantu mengurangi peradangan di sendi dan membuang tumpukan asam urat dengan memperlancar sirkulasi darah. Selain itu, jahe merah juag dapat meningkatkan nafsu makan dan memperlancar sistem pencernaan dan pernafasan.

4. Borotowali


Brotowali dinilai sebagai salah satu tanaman herbal utama meningkatkan sistem imun tubuh (immuno-modulator). Oleh karena sifatnya tersebut, brotowali dapat digunakan untuk membuat tubuh lebih kuat dalam menahan serangan penyakit.

5. Daun Salam


Daun salam tak hanya dapat membuat masakan terasa makin nikmat. Daun salam ternyata dapat juga dimanfaatkan untuk mengatasi asam urat. Caranya meramunya, yakni sebagai berikut: Rebus 10-25 daun salam dengan 3 gelas air Sisakan satu gelas dan jadikan untuk dua kali minum

 6. Kumis Kucing


Tanaman ini telah dikenal sebagai penghancur batu di ginjal atau saluran kencing. Sifat diuretiknya juga dapat membantu membuang asam urat berlebih melalui kencing. Cara meramunya, yakni sebagai berikut:

  • Siapkan daun kumis kucing kering 10 gram, meniran kering 10 gram, sawi tanah kering 10 gram, jahe merah memar kering 15 gram, dan kapulaga kering 10 gram
  • Rebus semua bahan bersama satu liter air sampai tersisa 500 ml
  • Gunakan untuk diminum tiga kali sehari


 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak